Showing posts with label Cerita Mistis. Show all posts
Showing posts with label Cerita Mistis. Show all posts
Bikin Bulu Kuduk Merinding! Cerita Mistis di Balik Kebun Raya Bogor

Bikin Bulu Kuduk Merinding! Cerita Mistis di Balik Kebun Raya Bogor

Bikin Bulu Kuduk Merinding! Cerita Mistis di Balik Kebun Raya Bogor - Siapa sich yang tidak tahu Kebun Raya Bogor? Salah satunya obyek wisata yang indah serta dingin ini tetap jadi tujuan wisata favorite. Siapa Kira Narasi Mistis di Dalam Kebun Raya Bogor.

Tetapi siapa kira, dibalik pohon-pohon yang teduh serta udara yang fresh di Kebun Raya Bogor kental dengan nuansa mistis lho guys. Tidak yakin? Konon tuturnya cerita-cerita mistis yang seringkali dibahas masyarakat kota Bogor serta sekelilingnya ini sudah diketahui turun alami penurunan semenjak jaman dulu.


1. Makam Belanda Kuno, Seringkali Ada Penampakan Makhluk Halus 


Di Kebun Raya Bogor ada Makam Belanda lho guys. Berdasar info, makam Belanda ini sudah ada jauh sebelum Kebun Raya Bogor dibuat, persisnya tahun 1817.

Di ruang Makam Belanda ada banyak makam beberapa orang populer pada eranya. Dengan disemayamkannya beberapa orang yang cukup punya pengaruh pada eranya itu semakin meningkatkan situasi angker pada Makam Belanda kuno ini.

Keseluruhan makam yang ada sejumlah 42, tetapi dari keseluruhnya makam yang ada, 38 salah satunya memiliki jati diri sedang bekasnya makam tidak diketahui. Sebagian besar jasad yang bersemayam ialah kerabat dekat Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Cerita mistis yang terpopuler berkaitan makam Belanda ini seringkali ada penampakan memiliki bentuk berbagai macam, ada figur wanita memiliki rambut panjang dengan baju serba putih, figur lelaki berbulu lebat serta bertubuh besar, atau sebatas beberapa suara aneh seperti orang mendesah kesakitan. Duh seram ya.

2. Jembatan Putus Cinta, Konon Bila Dengan Pasangan Ke sini Akan Putus 


Bila kalian pernah jalan-jalan di ruang Kebun Raya, tentunya sudah tidak asing dong dengan jembatan merah ini? Yap, jembatan merah ini diketahui jadi jembatan putus cinta. Konon tuturnya, bila kalian ke sini dengan pacar, jalinan kalian akan putus. Mitos ini telah ada semenjak zaman dulu.

Ini dilandasi oleh banyak pengunjung muda-mudi yang melalui jembatan itu serta tidak lama sesudahnya mereka juga mendadak putus cinta. Walau sebenarnya bila disaksikan dengan selintas memang jembatan ini seperti jembatan gantung biasanya, tetapi sebab beberapa kumpulan mitos yang ada membuat beberapa pengunjung rasa-rasanya tidak ingin untuk melalui jembatan ini. Hayo, kalau kalian berani tidak nih bertandang sama pacar?

3. Penampakan Noni Belanda di Danau Gunting 


Kalian pernah lihat danau kecil di Kebun Raya Bogor yang disebutkan dengan Danau Gunting? Jika pernah, kemungkinan kalian akan berpikir danau ini ialah danau yang indah seperti biasanya.

Tetapi nyatanya di balik keindahan danaunya, menurut pernyataan seorang Satpam yang berjaga dari sana, ia sudah lihat figur wanita seperti Noni Belanda yang melayang-layang di tengahnya Danau. Sekarang narasi itu juga dipercayai oleh beberapa orang, aduh serem ya guys..

Nah itu barusan wisata Kebun Raya Bogor yang diketahui mistis. Narasi mistis ini sudah bertumbuh lama, kalian sich bisa yakin atau tidak ya. Artikel ini tidak dengan maksud untuk menakut-nakuti kalian kok, di sini kita hanya ngingetin jika hampir tiap tempat ada penghuninya. Jadi, alangkah lebih baiknya jika kita sama-sama jaga sikap serta sama-sama menghormati ya!
TERUNGKAP! Berikut Cerita Sesungguhnya Tentang Mak Lampir, Nyatanya Dia Ialah Seorang Putri Yang...

TERUNGKAP! Berikut Cerita Sesungguhnya Tentang Mak Lampir, Nyatanya Dia Ialah Seorang Putri Yang...

Berikut Cerita Sesungguhnya Tentang Mak Lampir, Nyatanya Dia Ialah Seorang Putri Yang ... - Cerita Mak Lampir jadi populer di penjuru dunia sebab diangkat jadi sinetron di salah satunya tv nasional di Indonesia dengan judul Misteri Gunung Merapi.

Kisahnya benar-benar tidak sama dengan versus legenda. Tetapi nama Mak Lampir semakin populer di warga semua Indonesia tidak cuma dari Jawa saja.


Siti Lampir Maimunah, itu nama Mak Lampir yang sebetulnya. Dia memiliki guru namanya Nenek Serintil. Nenek Serintil adalah guru yang sakti mandraguna dari saluran hitam Anggrek Jingga. Nenek Serintil datang dari pulau jawa yang memuja Batara Saat.

Legenda Mak Lampir 


Banyak yang salah menyangka jika maklampir cuma melegenda digunung merapi di jogjakarta.

Walau sebenarnya Legenda Mak Lampir sendiri ialah satu legenda atau narasi yang datang dari gunung marapi di Kabupaten Agam Bukit Tinggi Sumatera Barat dan diadaptasi di jawa sebab dari sana ada gunung merapi, Tetapi banyak versus lain yang disangsikan keakuratannya sebab sudah sesuai dengan beberapa daerah khusus.

Legenda Mak Lampir ini benar-benar terkait dengan Legenda 7 Manusia Harimau yang datang dari Sumatera Barat beberapa Propinsi Bengkulu serta lampung.

Waktu muda Mak Lampir 


Siti Lampir Maemunah adalah seorang putri dari kerajaan kuno yakni Champa yang diambil dari bahasa Vietnam yakni Chiem Thanh dengan makna kerajaan yang pernah kuasai wilayah yang saat ini terhitung Vietnam Tengah serta Selatan direncanakan di antara era ke 7 s/d tahun 1832.

Pada intinya pada saat dewasa Siti Lampir Maemunah ini ialah seorang gadis yang cantik, baik tetapi benar-benar pemalu seperti wanita biasanya. Waktu dewasa dia sempat juga merasai jatuh hati dengan seorang pemuda. Sampai satu hari Siti Lampir bertemu dengan seorang pengembara yang dipanggil Datuk Panglima Kumbang, yakni seorang bangsawan yang bertitel datuk.

Disebutkan datuk sebab dia ialah panglima dari pasukan alam kegelapan. Waktu itu narasi pertama Siti Lampir jatuh hati pada seorang pemuda yakni Datuk Panglima Kumbang yang tidak ada yang mengetahui tentu siapa nama pemuda itu. Tetapi yang pasti sang pemuda diam-diam senang pada Siti Lampir Maemunah meskipun tanpa ada sepengetahuan sang putri.

Cerita Cinta Mak Lampir 


Meskipun mereka berdua sama-sama senang, tetapi jalinan mereka ini tidak mendapatkan restu dari ke-2 orang-tua Datuk Panglima Kumbang serta membuat sang putri sakit hati.

Sebab sakit hati, karena itu sang putri pergi bertapa ke gunung marapi. Waktu pertapaan itu, sang putri berjumpa dengan seorang mahaguru, Guru itu banyak memberikan pengetahuan sampai sang putri sakti mandraguna tanpa ada tanding.

Putri itu lantas memperoleh panggilan Mak Lampir dari masyarakat seputar gunung yang ketakutan dengarkan namanya. Di lain sisi, meskipun tidak mendapatkan restu dari orang-tua Datuk Panglima Kumbang, Mak Lampir tetap cari idola hatinya itu. Namun dia belum pernah berjumpa.

Sampai dalam satu hari Mak Lampir serta Datuk Panglima Kumbang pada akhirnya berjumpa, tetapi mereka berjumpa dalam medan pertarungan. Serta sayangnya Datuk Panglima Kumbang meninggal dalam pertarungan itu.

Mak Lampir benar-benar menyesalkan kematiannya, lebih saat dia tahu bila Datuk Panglima Kumbang mencintainya. Ia tidak ikhlas orang yang benar-benar dicintainya mati, pada akhirnya Mak Lampir berupaya hidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang dengan mengikatkan jiwa Datuk Panglima Kumbang di bumi.

Awal Mula Peperangan Bangsa Gaib 


Kesaktian yang dipunyai Mak Lampir sukses hidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang, Tetapi pengetahuan yang dipakai membuat bentuk Mak Lampir menjadi jelek rupa serta benar-benar menyeramkan.

Meskipun dengan bentuk itu Mak Lampir mengharap Datuk Panglima Kumbang masih mencintainya serta menerimanya dengan ikhlas. Tetapi yang berlangsung ialah sebaliknya. Pengorbanan yang dikerjakan oleh Mak Lampir tidak dipandang oleh Datuk Panglima Kumbang.

Idola hati Mak Lampir itu justru memandang bila wanita yang sudah menghidupkannya itu ialah sang peneror masyarakat dengan muka jeleknya. Serta mulai sejak itu pertarungan gaib terus berlangsung serta membuat masyarakat banyak yang ketakutan dengan Mak Lampir.

Narasi Lain Mak Lampir di Pulau Jawa 


Disebut dalam literatur lain yakni Mak Lampir yang berusia telah beberapa ratus tahun pilih geser ke pulau jawa. Arah geser ke pulau jawa itu ialah untuk bikin pengetahuan yang dipunyainya makin prima. Di pulau Jawa ia bersemayam di Gunung Merapi serta membangun satu kerajaan gaib yang benar-benar luas.

Dia bersekutu dengan Iblis untuk wujudkan harapannya. Sebab hal itu Mak Lampir dapat hidup sampai beberapa ratus tahun serta jadi siluman, Dia tidak dapat mati serta akan terus mengganggu manusia. Legenda Mak Lampir benar-benar sangat membahana, Namun itu cuma narasi serta belum dapat jadi bukti yang riil.
Merinding, 7 Narasi Mistis Rumah Dinas Gubernur DKI ternyata Berhantu

Merinding, 7 Narasi Mistis Rumah Dinas Gubernur DKI ternyata Berhantu

7 Narasi Mistis Sekitar Rumah Dinas Gubernur DKI - Rumah tua, ditambah lagi yang dibuat di jaman Belanda tetap ada kisah-kisah tertentu. Tidak kecuali rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang terdapat di Jalan Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat.

Cerita mistis sekitar rumah dinas itu dari saksi-saksi yang pernah tinggal disana. Tentu saja cerita ini tanpa lain cuma hanya pengetahuan saja, tanpa tujuan lain.


Mencuplik Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Asrorun Niam, jadi manusia yang takut pada Allah, seorang manusia hadapi hal ini lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta.
"Yang perlu buat seorang muslim itu rajin melaksanakan ibadah, tetap ingat Allah, serta jangan seringkali berangan-angan, melamun, dan pemikiran kosong. Jika ada permasalahan, laporkan pada Allah," tegas Niam.

Narasi Bekas Plt Gubernur DKI Sumarsono Mendengar Suara Seperti Menangis. 


Sumarsono bertutur tentang cerita aneh di dalam rumah dinas Gubernur DKI itu. Sumarsono pernah jadi pelaksana pekerjaan Gubernur DKI, selama saat kampanye Pilgub Jakarta tahun kemarin. Sumarsono alami pengalaman dengar seperti suara orang menangis.

Tidak cuma hanya itu, ia dengar suara pintuk diketuk, tapi waktu dibuka tidak ada siapapun juga.

Cerita Sumarsono Mengenai Pintu yang Tertutup Sendiri 


Sumarsono pernah merasai hal yang aneh. Saat itu mendekati Magrib, mendadak pintu tertutup sendiri. Walau sebenarnya pintu itu memiliki ukuran besar serta berat.
"Itu jika mendekati maghrib, keadaan semacam itu (tidak ada angin yang berembus) tidak kemungkinan pintu ketutup sendiri. Jika kemungkinan ia membuka (terbuka sendiri) lumrah sebab ada angin. Tetapi mendadak narik begitu loh, itu perlu kuat. Tetapi mendadak tertutup tidak ada (angin), AC dimatiin, mendadak pintunya 'KWAK' balik lagi, keras itu, darimanakah? Adakah kemampuan angin dapat narik, itu kayu besar, 'KWAK'," kata Sumarsono.

Sumarsono Terlibat Perbincangan dengan 'Penunggu' Rumah 


Bismillah, menyerahkan pada Allah ialah modal Sumarsono hadapi kejanggalan di dalam rumah dinas itu. Ia tidak takut, sebab seluruhnya yakin pada Allah. Kadang saat terganggu, dari mulai ada pintu diketuk, air nyala sendiri, Sumarsono ajak berbicara beberapa 'penghuni'.
"Tetapi semenjak dibawa diskusi, dapat baikan. 'Mbah atau nenek atau kakek atau siapapunlah, saya kesini melakukan perbuatan baik. Cuma ingin menumpang saja. Tolong jangan diganggu'," katanya menirukan dialognya dengan si 'penunggu'.

Sutiyoso Menentramkan Anak serta Istrinya 


Sutiyoso tidak takut akan hantu, jadi orang yang pernah berdinas di TNI ia tidak yakin masalah rumah angker. Bang Yos, biasa ia dipanggil, mengemukakan, pengalaman masalah hantu di dalam rumah dinas gubernur itu ia dengar dari anak istrinya.

"Anak saya yang cewek itu pernah katakan tuturnya tirai senang gerak-gerak sendiri terus ia katakan ke saya ketakutan. Saya katakan paling itu hanya angin doang. Terus senang denger beberapa suara, itu saya katakan ah perasaan kamu saja. Terus mereka sempat meminta geser rumah, tetapi ya saya katakan ngapain seperti begitu diikutin. Itu kan sebab umumnya dengar narasi orang saja," papar Bang Yos yang pimpin Jakarta sepanjang 2 periode.

Sutiyoso Dengar Hal Tidak Logis 


Bang Yos dengar narasi dari anak istrinya. Ada tangan jalan, sampai kepala ada. Bang Yos tidak yakin, karenanya cuma narasi orang saja. Ia sendiri semenjak 1997-2007 tidak pernah merasakan hal aneh dir rumah itu.

"Tuturnya senang ada tangan jalan, terus ada tangan orang begitu. Saya katakan saja sekalian becandain, bukan hanya tangan dan juga tengkorak," papar Bang Yos.
Mengungkap Cerita Mistis Penunggu Sendang Beji serta Ikan yang Merenggut Nyawa

Mengungkap Cerita Mistis Penunggu Sendang Beji serta Ikan yang Merenggut Nyawa

Cerita Mistis Penunggu Sendang Beji serta Ikan yang Merenggut Nyawa - Di salah satunya pojok Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong ada satu kolam. Oleh warga seputar biasa disebutkan dengan Sendang Beji.

Pada tahun 2017 lantas, team dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dari Trowulan, Mojokerto mempelajari kolam yang memiliki ukuran 16 x 16 mtr. persegi itu. Serta menurut team, kolam ini adalah peninggalan kerajaan Majapahit.

Kolam ini awalannya digunakan masyarakat seputar untuk pemandian serta irigasi area persawahan. Tetapi semenjak tahun 1970-an, masyarakat mulai malas ada di seputar kolam. Karena, ada insiden masyarakat yang memancing serta makan ikan dari kolam itu yang wafat.


"Ditambah lagi diberi bumbu narasi mistis dari sana, jika ada yang memancing ikan dari sana terus dikonsumsi orang itu dapat mati," jelas Sekretaris Desa Marni Wibowo waktu didapati di rumah tinggalnya, Jumat (15/2/2019).

Dari narasi misteri itu, masyarakat juga tidak berani dekati sendang. Akhirnya banyak tanaman rambat yang tumbuh dari sana meningkatkan situasi angker.

"Justru orang di luar kota banyak yang hadir ke sendang untuk bermeditasi, orang dari Kediri, Tulungagung, Malang, Jember serta Banyuwangi," tutur ia.

Marni memberikan tambahan, team BPCB juga sebelum lakukan riset di seputar kolam sempat juga berdoa. Sebab mereka percaya tempat bersejarah umumnya ada penghuninya.

"Di sini ada juga pohon asem besar, tidak hanya meningkatkan asri dan juga membuat situasi seram berasa kental," tuturnya.

Karena jarang-jarang dijamah manusia, tempat ini juga makin banyak ditumbuhi semak belukar. Serta ada hewan melata seperti ular yang bebas berkeliaran di sekitar kolam.

"Saat ini warga sini jarang-jarang ke sana sebab takut, ada danyang (penunggu)," tegasnya.

Selain itu, juru kunci sendang beji Sugito memberikan tambahan seputar tahun 1970-an masyarakat tidak berani bekerja di kolam. Walau sebenarnya tahun awalnya, masyarakat sering habiskan waktu di sekitar kolam. Ditambah lagi ada arca ditengah-tengah kolam, melalui mulut dapat keluarkan air.

"Dibelakang arca ada sumber airnya jadi keluar air dari sisi mulut arca," tambah ia.

Menurut dia, awalnya ada 9 arca yang ada di sekitar kolam. Tetapi sekarang tinggal 2 arca saja.

"Kami mengharap sendang Beji ini dapat selekasnya dipugar serta dapat di nikmati anak cucu sekaligus juga jadi sumber tujuan wisata serta cagar budaya," pungkas ia.
NGERI, Cerita Mistis Lembah Nirbaya Nusakambangan, Tempat Eksekusi Terpidana Bom Bali

NGERI, Cerita Mistis Lembah Nirbaya Nusakambangan, Tempat Eksekusi Terpidana Bom Bali

Cerita Mistis Lembah Nirbaya Nusakambangan, Tempat Eksekusi Terpidana Bom Bali & Jaringan Bali Nine - Pulau Nusakambangan memang diketahui jadi pulau beberapa tahanan.

Di atas daratan pulau ini, ada banyak lapas yang diutamakan jadi rumah tahanan buat terpidana dengan tingkat kejahatan tinggi.


Contohnya ada lapas spesial bandar narkoba, lapas untuk masalah pembunuhan serta pencurian, sampai lapas spesial narapidana masalah terorisme. Nusakambangan dikatakan sebagai Alcatraznya Indonesia sebab benar-benar susah buat narapidana untuk dapat melarikan diri dari pulau ini.

Tiap lapas dijaga dengan keamanan tingkat tinggi serta diperlengkapi dengan tehnologi keamanan kekinian seperti CCTV serta sensor gerak. Tetapi, dari semua lapas hebat itu, ada satu tempat yang simpan kesunyiannya sendiri.

Tempat itu ialah Nirbaya, yang sering jadikan jadi tempat eksekusi mati buat beberapa tahanan Nusakambangan. Seakan tidak cukup 'angker', beberapa tahanan yang tidak dijemput atau mungkin tidak disadari keluarganya beritanya disemayamkan di Nirbaya ini.

Nirbaya berbentuk bukit dengan lembah yang terdapat di ujung selatan Pulau Nusakambangan. Tempat ini ialah lapangan luas yang dipenuhi oleh tanaman rumput liar serta bersebelahan dengan batuan karang.

Dibalik barisan karang itu Samudera Hindia dengan ombaknya yang berdebur menghajar karang.Tidak sembarangan orang dapat mendatangi Nirbaya. Jalan ke arah Nirbaya cukup curam serta berat sebab memang menyengaja tidak dibikin bersih dan dipugar.

Nirbaya adalah tempat peninggalan Belanda. Dahulu, tempat ini adalah lapas yang dibangun oleh Belanda tetapi ditutup tahun 1986. Bangunannya sudah hancur serta sisa puing-puing yang menyebarkan kesan-kesan sunyi serta ngeri sekaligus juga.

Walau seorang hadir ke tempat ini tanpa ada tahu jika tempat eksekusi mati di Nusakambangan dikerjakan di tempat ini, tetap mereka akan merinding takut.

Jika tidak ada bangunan, lantas bagaimana beberapa terpidana diganjar hukuman dalam tempat ini?

Tidak ada yang mengetahui tempat tentu Bukit Nirbaya, tetapi beritanya itu cuma berbentuk tempat kosong. Umumnya, eksekusi dikerjakan pada larut malam dengan tiang kayu yang sudah disediakan terpasang ditengah-tengah pekarangan kosong itu.

Dengan disertai deburan ombah Samudera Hindia, timah panas akan dikeluarkan pas pada jantung tahanan itu.

Kemudian semua kembali sunyi menunggu beberapa menit mencekam sampai si tahanan betul-betul tidak bergerak . Eksekusi paling dahulu yang dikerjakan di Nirbaya berlangsung pada tahun 1985 serta 1987.

Terpidana lain yang meregang nyawa di Nirbaya ialah aktor masalah bom Bali, Amrozi, Imam Samudera, serta Ali Ghufron. Terpidana masalah narkotika di jaringan Bali Nine dikerjakan di tempat ini.

Buat masyarakat di seputar Pulau Nusakambangan, hampir tiap pojok pulau ini keluarkan ruang negatif. Serta, masyarakat yakin hal mistis tentang jumlahnya makhluk halus yang menempati Nusakambangan, terutamanya di bukit Nirbaya.

Tetapi, masyarakat akui sudah terlatih tentang penerapan hukuman mati di Nirbaya.
Mereka belum pernah menelusuri sampai ke tempat itu sebab dipandang begitu beresiko serta menyeramkan.
Terungkap! Ini Cambuk yang DItakuti Mak Lampir, Pusaka Kecintaan Ki Awan

Terungkap! Ini Cambuk yang DItakuti Mak Lampir, Pusaka Kecintaan Ki Awan



Cambuk yang ditakuti Mak Lampir, pusaka kecintaan Ki Awan - Seperti dukun atau paranormal biasanya, Ki Awan si paranormal gaul juga memiliki banyak beberapa benda pusaka, seperti keris, cemeti serta yang lain. Tetapi tentunya, pusaka-pusaka ini bukanlah pusaka asal-asalan yang dapat dibeli atau didapat dengan gampang.

Yakin atau mungkin tidak, semua pusaka punya Ki Awan ini dipenuhi oleh 'penghuninya'. Ia memperoleh benda itu dengan cara yang tidak biasa. Tetapi, menurut dia ada pula yang hadir sendiri ke tempat tinggalnya. Serta konon Ki Awan habiskan dana beberapa puluh juta rupiah untuk memperolehnya.

"Pusaka yang saya memiliki itu saya peroleh dengan narik (ngambil) dari pohon-pohon besar. Pada intinya tiap pohon besar itu ada pusakanya yang pasti ada khodamnya (jin). Tetapi tidak semua pusaka yang berada di pohon saya tarik. Saya telah habis beberapa puluh juta dari narik pusaka. Kan jika narik pusaka itu, ditambah lagi tempatnya jauh butuh biaya perjalanan. Lantas nariknya (ngambil) harus gunakan minyak spesial yang harga mahal," papar Ki Awan, waktu terlibat perbincangan dengan merdeka.com, minggu tempo hari.

Ia menerangkan, bila pusaka yang ada itu sebetulnya memiliki manusia bukan punya jin. Sebab jin benar-benar senang pada beberapa benda seperti pusaka.

"Misalnya kaya gini, coba kamu pendam beberapa waktu cincin emas dibawah pohon yang tidak dilewati oleh manusia. Nah sesudah 3 hari atau lebih kamu gali , tentu itu cincin sudah tidak ada sebab diambil sama makhluk gaib kaya jin. Sama seperti kaya pusaka yang sebetulnya punya manusia tetapi diambil oleh jin. Jadi tidak dapat disebut kita nyuri toh itu punya manusia kok. Sebetulnya jin senang beberapa benda kaya emas atau pusaka," jelasnnya.

Dari banyaknya benda pusaka yang ia memiliki, beberapa ada yang jadi kecintaan atau demikian istimewa, diantaranya Cemeti Amarasuli. Bukan lantaran pilih kasih, menurut dia, hal tersebut sebab ada narasi di balik langkah memperolehnya.

"Beberapa ada yang jadi kecintaan kaya Cemeti Amarasuli, Tri Sula serta Tri Sula kembar. Yakin atau tidak jika Cemeti hadir sendiri, saya tidak narik kaya pusaka yang lain. Jadi gini, saat itu saya ingin sekali memiliki Cemeti. Nah saya senang sugseti serta bayangin hadir Cemeti, itu hadir. Terus satu hari ada benda jatuh dari dekat almari besi saya nyatanya Cemeti," cerita Ki Awan.

Namun, katanya, waktu Cemeti itu hadir ke tempat tinggalnya belum berupa fisik tetapi masih gaib. Dengan dibantu sang guru serta trick paranormal, Cemeti itu ada berupa fisik. Untuk pusaka Tri Sula serta Tri Sula kembar, Ki Awan sukses ambil dari Gunung di daerah Bogor.

"Jika Tri Sula serta Tri Sula Kembar itu saya narik dari Gunung Pancar wilayah Sentul Bogor," katanya.

Perlu untuk diketahui, Cemeti Amarasuli pernah diceritakan dalam serial pertandingan Misteri Gunung Merapi. Yakni senjata yang dapat menaklukkan Mak Lampir.
JANGAN KAGET! Kisah Mistis Pemuda Jember Lihat Karnaval di Hutan Angker

JANGAN KAGET! Kisah Mistis Pemuda Jember Lihat Karnaval di Hutan Angker

Narasi Mistis Pemuda Jember Lihat Karnaval di Rimba Angker - Sesudah dikerjakan penelusuran sepanjang dua hari, seorang pelajar yang dipastikan hilang serta tersesat dalam rimba angker di perkebunan Dusun Durjo, Desa Karang Pring, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada akhirnya diketemukan di tepi sungai tanpa ada kenakan pakaian.


MNA (17), pelajar, masyarakat Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari, diketemukan dalam keadaan bingung, bicara sendiri, tidak ingat untuk pulang. Menurut Kapolsek Sukorambi, AKP Ribut Budiono, MNA hilang waktu memburu ayam rimba, di lokasi rimba angker perkebunan Dusun Durjo, Desa Karang Pring, Kecamatan Sukorambi, Minggu, 8 September 2019.

Ia memburu dengan dua orang temannya, HR (20) serta W (25), yang masih tetangganya dengan bawa senapan angin. Ketiganya pergi pagi-pagi sekali serta datang di perkebunan Durjo, seputar jam 07.00 WIB.

"Tetapi korban baru disampaikan hilang, esok harinya, ke Mapolsek Sukorambi," papar Ribut . Waktu masuk lokasi sepi perkebunan Durjo, lanjut Ribut, ke-2 temannya yang lebih dewasa, H serta W, memperingatkan pada korban, mengenai norma memburu di rimba angker itu.

Mereka menerangkan jangan kencing asal-asalan dibawah pohon teduh serta bicara asal-asalan. Ke-2 temannya berkeyakinan, ada implikasi khusus, buat pelanggarnya. Tetapi korban, tidak yakin.

"Ia justru melawan serta kencing asal-asalan dibawah pohon serta terus ngomel dibawah pohon," tutur Ribut.

Selesai memburu, seputar jam 14.30 WIB, Minggu, ketiganya langsung pulang. Sesampai di pertigaan jalan baru perhutani, motor yang dikemudikan H serta W, berhenti. Sedang korban terus pergi, tinggalkan ke-2 temannya.

Sesudah sepeda motornya hidup, ke-2 temannya pergi memburu korban. Tetapi, korban tidak tersusul. Ke-2 temannya, menduga korban telah pulang serta sampai ke tempat tinggalnya.

Tetapi, sampai malam hari, MNA belum sampai ke tempat tinggalnya, yang jaraknya seputar 20 km. dari hutang angker itu. Sebab belum pulang, faksi keluarga serta ke-2 rekan korban, kembali pada tempat sebelumnya, minta pertolongan masyarakat seputar untuk cari korban di lokasi rimba.

"Sebab sampai sehari dikerjakan penelusuran, tidak ketamu, masalah itu pada akhirnya disampaikan ke Mapolsek Sukorambi," sebut Bekas Kapolsek Sumber Jambe, kepolisian resort Jember ini.

Berdasar laporan itu, mulai seputar jam 19.WIB, Polsek Sukorambi bekerja bersama dengan Basarnas dibantu masyarakat ditempat serta keluarga korban, cari kehadiran korban ditengah-tengah rimba gelap. Sesudah dikerjakan penelusuran, korban pada akhirnya sukses diketemukan.

"Korban baru diketemukan seputar jam 09.00 WIB, dalam keadaan 1/2 sadar, Selasa (10/9/2019)," kata Ribut.

Waktu diketemukan, korban menceritakan sudah alami momen mistis ditengah-tengah rimba. "Saya dibawa bermain oleh seorang, sebab ada karnaval," tutur MNA, waktu diinterogasi Kapolsek Sukorambi.

Momen itu, berlangsung sesudah buang air kecil dibawah pohon. Serta, ia akui berperang dengan seorang selesai bermain.

"Tentunya pernyataan korban, tidak logis, sebab tempat itu tempat sepi, tidak ada orang serta tidak ada keramaian," tuturnya. Tetapi, berdasarkan penjelasan temannya, korban ngomel sendiri serta alami perkembangan sikap, selesai kencing asal-asalan dibawah pohon. "Kemungkinan korban, dibawa makhluk halus, ditengah-tengah rimba," paparnya.